Jakarta – Rombongan menteri dan tim BNPB kesulitan masuk ke kota Padang. Banyak puing puing bangunan menutupi badan jalan dan warga pun masih lalu lalang menyelamatkan harta benda masing-masing.
“Kami sedang menuju ke Gubernuran untuk rapat dengan pemda, tapi dua jam belum bisa masuk kota sebab jalan-jalan macet juga,” lapor Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical) kepada Presiden SBY, Kamis (1/10/2009).
Laporan tersebut disampaikan Ical melalui sambungan telepon di sela rapat koordinasi di ruang VVIP Pangkalan Militer Halim Perdanakusumah, Jakarta. Karena memang sambungan telepon belum pulih akibat gempa, pembicaraan pun mendadak terputus.
Namun sebelumnya Presiden SBY sempat meminta agar juga memastikan kondisi di Padang Pariaman. Sejauh ini belum ada informasi yang akurat tentang situasi di sana, tapi ada kabar mengalami kerusakan berat.
“Yang penting aksi cepat tanggap darurat, tidak usah banyak rapat. Rapat bisa sambil jalan saja,” ujar SBY.
Laporan melalui telepon juga disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi yang pagi ini sudah berada di Padang. Dia melaporkan sudah melakukan koodinasi dengan Pemprov Sumut dan Bengkulu untuk bantuan logistik dan tenaga Satpol PP guna evakuasi.
“Tolong dipercepat pengadaan bahan-bahan makanan dan shelter bagi pengungsi serta penangana korban luka-luka,” kata SBY tanggapi laporan itu.
